ANTARA NS1 Ag DENGUE DAN IgG/IgM DENGUE

Kasus demam berdarah saat ini kembali meningkat kasusnya di berbagai daerah. Problem yang berulang setiap tahun ini selalu menimbulkan angka kematian dan kesakitan yang tinggi di masyarakat. Kegiatan pencegahan melalui berbagai kegiatan sampai saat ini masih belum memberikan hasil yang signifikan. Program pemberantasan jentik nyamuk, pengelolaan lingkungan yang baik, pengasapan dan abatisasi masih menjadi tumpuan dalam program pemberantasan demam berdarah ini.
Masalah lain yang muncul adalah deteksi dini untuk mengetahui apakah saat ini seseorang sedang atau pernah terkena infeksi virus dengue. Hal ini dipersulit dengan gejala infeksi virus dengue yang seperti sakit panas atau batuk pilek biasa. Gejala spesifik dari infeksi ini juga hampir tidak ada. Bervariasinya jenis dan serotipe dari virus dengue dengan manifestasi klinis yang juga bervariasi membuat semakin sulitnya melakukan deteksi dini penyakit dengue ini.
Pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu penunjang dalam penegakan diagnosis infeksi virus dengue juga telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Mulai dengan pemeriksaan isolasi virus dengue, pemeriksaan PCR dengue, hingga pemeriksaan cepat seperti IgG/IgM Dengue dan yang terbaru NS1 Ag Dengue. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Saat ini yang menjadi pilihan adalah IgG/IgM Dengue dan NS1 Ag Dengue karena akurasinya yang bagus, kecepatan selesai hasil yang cepat, mudahnya cara pemakaian serta biaya yang relatif murah dibanding pemeriksaan yang lain.
Mengingat jumlah kasus kematian akibat infeksi virus dengue, maka pemeriksaan cepat atau rapid test ini sangat membantu tenaga medis dalam menegakkan diagnosis dengue. IgG/IgM Dengue adalah rapid test yang muncul lebih dulu dibanding NS1 Ag Dengue, pemeriksaan ini mendeteksi adanya antibodi terhadap virus dengue. Ada dua antibodi yang dideteksi yaitu Imunoglobulin G dan Imunoglobulin M, dua jenis antibodi ini muncul sebagai respon tubuh terhadap masuknya virus ke dalam tubuh penderita. Imunoglobulin G akan muncul sekitar hari ke-4 dari awal infeksi dan akan bertahan hingga enam bulan pasca infeksi. Atas dasr hal diatas maka antibodi ini menunjukkan kalau seseorang pernah terserang infeksi virus dengue, setidaknya dalam enam bulan terakhir.
Imunoglobulin M juga diproduksi sekitar hari ke-4 dari infeksi dengue, tetapi antibodi jenis ini lebih cepat hilang dari tubuh. Adanya Imunoglobulin M dalam tubuh seseorang menandakan adanya infeksi akut dengue atau dengan kata lain menunjukkan kalau penderita sedang terkena infeksi virus dengue. Sensitivitas dan spesifitas pemeriksaan ini cukup tinggi dalam menentukan adanya infeksi virus dengue.
Pemeriksaan IgG/IgM anti dengue meskipun cukup baik dalam mendeteksi adanya infeksi virus dengue dalam tubuh seseorang tapi masih memiliki kekurangan dalam mendeteksi virus dengue secara dini. Karena yang diperiksa adalah antibodi terhadap virus dengue dan antibodi baru muncul hari keempat pasca infeksi, maka pemeriksaan ini seringkali tidak dapat mendeteksi infeksi virus dengue pada penderita yang mengalami gejala panas hari ke-0 hingga hari ke-4.Nah baru-baru ini telah ditemukan rapid test yang mendeteksi adanya antigen dari protein struktural virus dengue. Untuk mempertahankan hidup, virus dengue memerlukan dukungan dari protein yang mempertahankan tubuhnya, terutama untuk membantu masuk dalam sel inang. Protein ini disebut sebagai protein struktural yang berfungsi sebagai enzim dan katalis dalam upaya virus mempertahankan hidupnya.
Pemeriksaan NS1 Ag yang berarti nonstruktural 1 antigen adalah pemeriksaan yang mendeteksi bagian tubuh virus dengue sendiri. Karena mendeteksi bagian tubuh virus dan tidak menunggu respon tubuh terhadap infeksi maka pemeriksaan ini dilakukan paling baik saat panas hari ke-0 hingga hari ke -4, karena itulah pemeriksaan ini dapat mendeteksi infeksi virus dengue bahkan sebelum terjadi penurunan trombosit. Setelah hari keempat kadar NS1 antigen ini mulai menurun dan akan hilang setelah hari ke-9 infeksi. Angka sensitivitas dan spesifisitasnya pun juga tinggi. Bila ada hasil NS1 yang positif menunjukkan kalau seseorang ‘hampir pasti’ terkena infeksi virus dengue. Sedangkan kalau hasil NS1 Ag dengue menunjukkan hasil negatif tidak menghilangkan kemungkinan infeksi virus dengue dan masih perlu dilakukan observasi serta pemeriksaan lanjutan. Ini terjadi karena untuk mendeteksi virus dengue diperlukan kadar yang cukup dari jumlah virus dengue yang beredar, sedangkan pada fase awal mungkin belum terbentuk cukup banyak virus dengue tetapi apabila pengambilan dilakukan setelah munculnya antibodi maka kadar virus dengue juga akan turun.
Disinilah diperlukan ketepatan dalam pemilihan waktu dan jenis pemeriksaan. Apabila panas masih awal pilihan pemeriksaannya adalah NS1 Ag Dengue tetapi apabila sudah melewati hari ke-4 panas maka pilihannya adalah pemeriksaan IgG/IgM Dengue. Terkadanhg kedua pemeriksaan ini dilakukan bersamaan terutama saat waktu borderline atau hari ke-3 hingga hari ke-5 panas. Jadi apabila ada gejala demam berdarah seperti panas tinggi, kedua pemeriksaan tadi dapat dilakukan disamping pemeriksaan standar seperti pemeriksaan darah lengkap untuk melihat kadar trombosit. Semoga membantu !.

About these ads

36 responses to “ANTARA NS1 Ag DENGUE DAN IgG/IgM DENGUE

  1. Christian Triwibowo

    Anak pertama saya pada tgl 18 Juni 2010 hari jumat malam sabtu mengalami demam, kebetulan masih ada obat racikan turun panas (10 hr sebelumnya kena gejala flu,mbeler dan dikasih antibiotik serta puyer turun panas yg diminumkan jika masih demam) akan tetapi setelah diminumkan hingga hari senin panas nya seperti yoyo.. jika efek obat habis panas lagi.. senin sore saya bawa ke dokter sekalian minta test darah lengkap termasuk Direct test & widal dan hasil test Darah lengkap semua masih di rata rata normal, Widal (O;H;A;B) Negatif ,
    Igm Anti DHF Negatif akan tetapi IgM Anti DHF (Direct Test) POSITIF.. Saya bawa lg ke dokter katanya Alert..secara intensif.. jika muncul gejala- gejala : Perut kembung, Kebiru-biruan pada ujung jari,hibung, bibir. Dingin pada kaki.. segera bawa ke Rumah sakit.. smp detik ini saya masih tetep pantau.. kondisi anak saya .. berkeringat dingin, perut kembung… saya masih bingung harus langsung bawa ke RS untuk rawat intensif?

  2. abidfahruddin

    sebaiknya dibawa langsung ke RS untuk opname, direct test biasanya dilakukan dengan memakai stik sehingga hasil bisa langsung diketahui. Hasilnya biasanya tidak berbeda dengan metode yang lain misalnya ELISA. Bagaimanapun pemeriksaan lab adalah pemeriksaan penunjang, kondisi klinis tetap yang jadi acuan.

  3. sblmnya sy ucapkan trimakasih atas postingan mas abid. sy hr ini mndpt hasil Lab atas pemeriksaan darah anak saya. kesimpulan hasil : tes IgG dan IgM anti denguenya positif, dan trombosit 200rb. mlm ini jg sdh dirawat inap di RS. gejala panas awal hari sabtu tgl 10/07/10 sampel tes diambil selasa 13/07/10. apakah sudah benar langkah yg sy lakukan dan setelah dirawat s.d hari ke brp yg baik utk melakukan tes lg.

  4. abidfahruddin

    Alhamd klo berguna. Langkahnya sudah benar, tapi menurut saya pada hari ketiga panas adalah saat terbaik untuk pemeriksaan lab dengue.Ini untuk menghindari kondisi syok yang biasa muncul antara hr ke-4-7 panas. Tes ulang untuk melihat kadar trombosit bisa dilakukan harian, untuk IgG/Igm tidak perlu diulang lagi krn IgG akan bertahan hingga 6 bulan dan Igm lebih cepat lagi.Tks

  5. Dear mas abid,
    Thank u bgt u/ postingnya yg sangat berguna!
    Ada hal yg mau saya tanyakan..
    Dihari puasa pertama stelah berbuka saya merasa sakit kepala yg amat sangat tapi saya coba hiraukan karena saya pikir bdn masih beradaptasi dgn aktivitas puasa tapi malam harinya badan mulai panas dgn temp 37.5 dan disertai oleh rasa nyeri luar biasa disekujur tubuh terutama dibagian punggung bagian pinggang tepatnya. keesokan harinya (hari ke dua) disiang hari suhu tubuh meningkat menjadi 38.6 dan masih disertai oleh rasa nyeri tubuh sepanjang hari. Tenggorokan, mata, dan kuping saya terasa sangat panas sehingga saya dianjurkan orang dirumah untuk meminum larutan penyegar karena takutnya panas dalam.
    Dihari ke tiga, panas sudah mulai turun dan badan sudah tidak lagi nyeri namun pada hari ini saya mulai terserang diare, perut kembung, mual luar biasa, dan kehilangan napsu makan walaupun merasa lapar. Pada hari ini juga bola mata saya terasa sakit jika digerakkan kekanan-kiri. Karena takut terjangkit DBD maka dimalam hari ke tiga ini saya menjalani tes darah lengkap + NS 1 antigen atas anjuran dokter yg bertugas dilaboratorium klinik tersebut. Hasilnya adalah trombosit saya berada pd jumlah 252.000, eritrosit 6.27 (diberi lambang *), hematokrit 39.8 (diberi lambang *), lekosit 8.930, serta NS 1 antigen negatif.
    Dokter mengatakan bahwa kemungkinan terjangkit DBD sudah dapat disingkirkan, dan dokter menjelaskan bahwa kemungkinan bsr ini adalah gangguan lambung (bbrp tahun yg lalu saya pernah sakit maag namun jarang sekali kambuh), dan bahwa saya mengalami anemia (mcv 63.5, mch 19.0, mchc 30.0) sehingga hanya diminta untuk makan makanan yg mengandung zat besi saja.
    Namun, sampai hari ini (hari ke lima) walaupun badan sudah tidak demam dan tidak nyeri, saya masih mengalami diare, mual, perut kembung, keluar keringat dingin setiap sedang tidur sehingga harus ganti baju berkali-kali, kehilangan napsu maka, dan bola mata saya masih agak sakit apabila digerakkan walaupun tidak sesakit waktu hari ke tiga.
    Pertanyaan saya adalah apakah saya masih perlu mencemaskan kemungkinan terjangkit DBD? Karena simptom2 yang saya rasakan mirip sekali dengan penderita DBD walaupun NS 1 antigen saya dinyatakan negatif. Mohon bantuan sarannya dan saya ucapkan terima kasih banyak atas perhatiannya..sekian

  6. abidfahruddin

    Thanks mbak rina, secara umum diagnosis DBD ditegakkan berdasarkan wawancara mengenai keluhan pasien, pemeriksaan fisik oleh dokter dan pemeriksaan penunjang baik lab maupun rontgen. Dari wawancara biasanya dikeluhkan panas mendadak tinggi, nyeri pada persendian dan belakang mata, nyeri perut kanan atas dan bisa disertai gejala seperti flu. Dokter akan mencari adakah tanda dari DBD seperti bercak merah dengan membendung lengan (tes rumple leed),pembesaran dari liver.dsb. Dari lab disamping darah lengkap juga diperiksa NS1 atau IgG/M Dengue. NS1 negatif belum menyinkirkan DBD karena sangat tergantung hari periksa, sedangkan bila NS1 positif dapat dipastikan sedang menderita DBD. Menurut saya lebih baik anda cek ulang Darah lengkap, IgG/M dengue dan widal atau IgM Salmonella untuk melihat adanya kemungkinan sakit thypus (Ada gejala pencernaan sbg salah satu diagnosis banding DBD). Diagnosis banding yang lain adalah campak atau morbili (diketahui dari anamnesa dan pemx fisik) dan penyakit krn virus lain. Kasus Maag atau gastritis jarang disertai dengan panas kecuali ada dehidrasi. Segera periksakan ke dokter anda. Mohon maaf saya baru online, semoga membantu.

  7. timmysuputra

    trims infonya,,,

  8. salam, mas abid. bapak mertua saya 2 hari demam sampai ga bisa tidur. ada lemes. hari ke 3 kami bawa ke dokter, kemudian disarankan u pemeriksaan darah. trombosit 94000. maka sore itu langsung dirawat. hari ke 4 trombosit 50rb. hari ke 5 trombosit 25000. hari ke 6 trombosit 21000 leukosit ada kenaikan. pada hari ke 5 menjalani test IgG/M hasilnya negatif. kemudian pada hari ke 6 menjalani test NS-1. baru besok hasilnya keluar. apakah mungkin DB tapi hasil igG/M negatif? mohon penjelasannya, mas. kami khawatir ada penyakit lain. terima kasih banyak u informasinya.

  9. abidfahruddin

    Sangat mungkin apalagi pada orang tua. Karena yang diperiksa adalah sistem anibodi tubuh,sehingga pada ortu atau org dg daya tahan tubuh rendah hasilnya bisa negatif. Pemeriksaan dokter dan gejala klinis tetap yang utama.Jangan hanya mengandalkan hasil lab yang mrp penunjang pemeriksaan> semoga berguna

  10. assalamualaikum mas,,trimakasih postingan nya sangat berguna tuk bahan penelitian saya, namun konsep tgg RDT bagaimana ya mas..punya bahan referensi??
    trimaksih ^_^

  11. salam, anak saya ke -2 berusia 1 tahun 8 bln terkena panas yang disertai batuk pilek & tidak mau makan, setelah 4 hari panas nya turun naik, saya bawa ke dr anak & disarankan dicek darah. hasil testnya Igm Anti DHF Negatif akan tetapi IgM Anti DHF (Direct Test) POSITIF. karena tidak ada biaya saya tanya hasilnya di dr Umum UGD, hasilnya positif Typus & harus dirawat. Anak saya saya bawa pulang & saya kasih cacing tanah buatan sendiri, hasilnya panas langsung turun & tidak naik lagi. tapi saya perhatikan setiap sore kaki anak saya pada dingin, saya cuma bisa kasih m.kayu putih…Apakah anak saya sudah bisa dikatakan sembuh? Mohon bantuannya. trimakasih

  12. Abdullah

    mas mau tanya..gimana dengan IgA dengue? karna baru2 ini saudara saya sakit panas ,hari ke 3 saya bawa ke RS, dan di cek di lab hanya IgA dengue dan hasilnya positive….lalu di rawat ,tapi kalau saya lihat kondisinya tidak terlalu parah, dan akhirnya hanya 1 hari dirawat saya bawa pulang lagi, dan alhamdulillah sampe skrg sehat wal afiat…gimana menurut mas abid?? ko sodara saya tidak di check NS1 atau IgG/igM??
    mohon penjelasannya…

  13. abidfahruddin

    Ada yg bisa bantu,saya belum pernah dengar…..

  14. ANak saya 1,5 tahun hari Rabu malam tgl 4 /01/ mulai panas besoknya dibawa ke dokter kemungkinan ISPA dengan indikasi adanya radang tenggorok, tapi belum ada indikasi pilek dan batuk.
    Hari Sabtu demam juga masih muncul demamnya naik turun hingga mencapai > 39 C
    hari Sabtu saya cek darah:
    anti NS1 negatif;
    iGG dan IgM positip (memang 6 bulan lalu anak saya dirawat demam berdarah) tapi haduhhh anak bayi dirawat dan diinfus yg sakit hampir seluruh keluarga deh.. :(
    Trombosit 157 000
    Dokter mendiagnosa kemungkinan Chikungunya
    nah hari ini diperiksa kembali trombosit 147.000
    kira2 ada advise ngga yah dari teman2 disini thanks ya

  15. abidfahruddin

    Turut sedih juga mas, semoga adek cepet sembuh. Saya rasa masih perlu diikuti terus dengan pemeriksaan darah rutin, kadar hemoglobin dan hematokrit/Pcv yg meningkat menunjukkan adanya kehilangan cairan. Apabila naik kemungkinan demam berdarah. Kriteria diagnosis demam berdarah sendiri bisa dilihat di website WHO. Yg sabar ya mas…..

  16. mau tanya nih mas….minggu tgl 1jan anak pertama saya panas,panasnya naik turun,sampai kamis tgl 5 jan tes lab dan hasil ns1 positif,tp trombosit masih 190rb,lsg disuruh rawat inap,padahal kondisi anak saya hanya lemas tp tidak terlihat parah…saat anak pertama opname,anak kedua saya panas jumat malam tgl 6jan,sabtu k dr dan selasa ini djadwalkan tes darahnya…krn sesuatu hal,selasa ini saya konsul ulang k dr yg lebih senior,tp jawaban dr tsb malah tidak menganjurkan tes darah dan menurutnya walaupub ns1 positif selama trombosit masih bagus tidak perlu opname,kondisi anak kedua saya sangat mirip dengan kakaknya saat sakit kmrn…saya bingung jadinya…sebenarnya mana pendapat dari dua dokter ini yg benar?tks banyak

  17. abidfahruddin

    Indikasi opname tidak berdasarkan kadar trombosit, tetapi lebih kepada gejala klinisnya. Apakah ada nyeri perut, muntah sering, perdarahan spt mimisen (warning sign)dsb. Klo kondisi masih bagus tidak ada ‘warning sign ‘ bisa rawat jalan. Mengenai warning sign lebih lengkap bisa donlot di situs who. Tks

  18. Makasih info nya mas Abid… klo boleh tahu, ciri atau prosedur sama keakuratan NS-1 ini gimana? Takutnya dokter nya “aneh-aneh”… maklum pernah pengalaman ketemu dokter kaya gitu mas…

  19. abidfahruddin

    Ns1Ag dibuat utk deteksi dini infeksi virus dengue, karena dia memeriksa bagian tubuh dari virus dengue. Krn itu sangat baik diperiksa saat panas hari ke 0-4. Sensitivitas (kemampuan alat mendeteksi Antigen virus) sekitar 77%, sedangkan spesifitas nya(kemampuan alat membedakan virus dengue dg nfeksi atau bahan lain) mencapai 98%. Artinya ketika hasil NS1Ag dengue positif,kemungkinan besar terkena virus dengue(98%). Tp bila negatif belum menyingkirkan diagnosis dengue (sensitivitas nya 77%).

  20. NS 1 boleh juga tuk mendeteksi secara dini, tp secara pastinya dilihat darah rutinya(hb,ht,lko,trombo) dan pemeriksaan limfosit plasma biru dari spesimen.

  21. m.nasir abdullah

    Mau tanya mas,,bener ngga sih dengue Ns1 itu adlah virus dbd ganas,,,,masalahnya saya bawa anak saya ke dokter,,lalu dokter menyarankan u/tes lab,,nah ternyta hasilnya dengue ns1nya positif tp trombositnya masih 187rb,,saya telp ke dokternya u/konfirmasi atas hasil lab,,dokter menyarankan u/segera opname krna itu katanya dbd yg ganas,,nah saya bingung bener ngga sih itu dbd ganas atau cuma pemeriksaan u/hasil yg akurat aja,,tq y mas

  22. abidfahruddin

    Ns1 adl bag struktur virus dengue, tidak menggambarkan serotipe dri virus dengue, klo tau serotipe virus dengue ini bisa diperkirakan prognosinya akan kemana,memberat / ganas atau ringan2 saja.PEMERIKSAAN NS1 ini mendeteksi adanya “infeksi virus dengue ” tersebut lwt deteksi thd struktur/bagian tubuh virus dengue tsb. NS 1 positif pun hanyalah salah satu kriteria utk mendx demam berdarah. Yg perlu dibedakan adl adanya infeksi virus dengue belum tentu memberikan gejala demam berdarah, kadang2 hanya seperti flu saja. Utk kriteria demam berdarah,bisa di cek di situs WHO

  23. Kalau NS1Ag hasilnya negatif dan hasil trombosit dibawah normal apakah itu termasuk infeksi virus dengue? Dan apa perlu pemeriksaan lebih lanjut? Kalau iya, pemeriksaan apa? Terimakasih..

  24. abidfahruddin

    Hasil neg NS1 tak bisa menyingkirkan adanya infeksi virus dengue, krn kadar NS1 makin hari makin rendah. Biasanya dokter akan mengevaluasi kondisi klinis px,melihat adanya peningkatan kadar Hb,hematokritnya. Juga pemx tambahan misalnya IgG/IgM dengue.

  25. Saya mau tnya,panas dh hr k 3,trombositnya 124.000 widal negati,tp tes IgG IgM Dengue negatif,gmn tuh

  26. terima kasih info nya bro
    ayah saya hari ke 2 demam prx NS1 dgn hsl negatif…tromb 130rb, leu 4700, ht 41, hb 13.7, pada hari ke 4 didapatkan IGG – IGM -, Hb 14, ht 41, leu 2700, tromb 99rb, prtanyaannya, jika NS1 IGG IGM dianggap akurasi benar, dianggap tidak ada virus dengue di tubuhnya, apakah masih mungkin ada infeksi virus lain(selain dengue) yang memiliki karakter penurunan trombosit (H2TL) yang sama? apakah ayah saya disebut menderita DHF??

  27. abidfahruddin

    Bisa, influenza, campak (morbili), parotitis ( gondongen ) bisa jadi kemungkinan lain penyebab panas dan penurunan trombosit.

  28. abidfahruddin

    Faktornya banyak, bisa infeksi virus lain atau antibodi tidak terbentuk

  29. Mau tanya mas abid…anak saya 8 thn ..Sakit panas 1 mrt. Dan kedokter Dan dikasih obat radang batpil,…tgl 7 keluar bintik2 merah selurih tubuh kecuali pinggung dada.tgl 8 cek darah…igm positif trombisit 189 rb.apa yg hrs saya lakukan..please ..tmksih

  30. abidfahruddin

    Kayaknya infeksi virus dengue,liat IgG nya juga. Klo makan minum bagus,perawatan di rumah. Klo ga mau mamin,panas tinggi ga turun dg obat,lemes mending opnameK

  31. yunisa arini

    Mau tanya mas, anak saya perempuan 18 tahun , 2 hari yang lalu di malam hari tiba-tiba terkena demam, lalu esok malamnya saya bawa ke dokter dan dilakukan periksa darah. Hasilnya yaitu kadar hemoglobin dibawah rujukan, leukosit normal, trombosit normal (360rb, mendekati batas atas), hematokrit dibawah rujukan, dengue ns1 antigen positif. Sudah saya konsultasikan dg dokter, katanya mungkin db ringan atau hasil dengue ns1 nya positif palsu. Sarannya adalah perbanyak minum saja. Kalau menurut mas abid tindakan apa yang harus dilakukan? Soalnya setahu saya dengue ns1 itu dilakukan u/ deteksi dini demam berdarah, dan trombosit saat awal db itu kan belum turun. Terimakasih

  32. mas abid mau tanya anak saya dulu waktu umur 5 tahun pernah kena DSS sekarang anak saya umur 8 tahun 7 bulan kemaren panas trus kedokter pas udah panas 3 hari feling saya kena demem berdarah hasil lab disini leukosit 3.020* sedangkan trombosit nya 61.700L,IgG anti DHF nya positif mas pengen rawat jalan bisa ga mas abid terima kasih

  33. ana purewa

    Sekedar share saja…anak saya,12 thn, panas tinggi mulai minggu malam, senin malam cek darah dgn hasil semua normal , NS 1 pun negatif….krn masih panas hari rabu saya ulangi cek darah..hasilnya trombosit turun ke 130rb, hmt 38…saya konsulke pediatricnya Ľάƍǐ, bertanya adakah kemungkinan DB, jawabnya kemungkinan DB tidak , krn NS 1 negatif,padahal keakuratan NS 1 tinggi…karena smp kamis masih panas , akhirnya atas inisiatif sendiri saya cek darah Ľάƍǐ, hasilnya trombosit turun 80000, hmt 38..akhirnya saya minta opname walo pediatricnya tdk menyarankan…hari jum’at test Ig G+Ig Dengue ϑάπ hasilnya positif u IgG maupun IgM, trombosit turun Ľάƍǐ jd 60000…
    Jika klinis anak baik…sebenarnya pd kisaran trombosit berapakah anak sebaiknya dirawat ϑί RS?

  34. abidfahruddin

    NS 1 negatif tidak menyingkirkan diagnosis Dengue. Bisa terjadi krn kadarnya yg rendah dlm darah akibat meningkatnya antibodi dengue dlm darah. NS1 positif mempunyai nilai diagnostik yg tinggi utk mendiagnosa Infeksi Virus Dengue. Typhus dan Malaria juga bisa membuat hasil pemeriksaan false positif. Tidak ada kesepakatan mengenai batas bawah trombosit yg mewajibkan utk rawat inap. WHO menyarankan bila ada tanda2 perdarahan:mimisen,gusi berdarah,berak hitam,pipis merah. dan adanya tanda peningkatan permeabilitas pembuluh darah yaitu hematokrit naik, hemoglobin naik.

  35. abidfahruddin

    Klo saya pribadi lebih baik opname. Riwayat pernah DSS biasanya pd serangan ulang juga berat.

  36. abidfahruddin

    NS1 positif menunjukkan infeksi virus dengue yg gejalanya bisa cuma spt batuk pilek biasa sampai kondisi yg berat. Positif palsu bisa terjadi pd infeksi bersama dengan thypus dan malaria. Tindakannya minum banyak dan evaluasi ulang darah lengkap 2 hari kemudian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s